Pemimpin Umum Tabloid PuailiggoubatSore itu suasana Natal dan Tahun Baru masih terasa. Anak-anak asyik bermain kejarkejaran dan berlarian kesana kemari. Nampaknya mereka tidak tahu, berapa uang yang harus dikeluarkan oleh para orang tua untuk menyambut Natal dan Tahun Baru kali ini.
Tahun Baru oleh RahmadiDi ujung sana nampak seorang laki-laki berjalan menyusuri lorong dengan wajah lesu. Ia jalan dan jalan terus sampai ada suara yang mengejutkannya.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Mau kemana Cok.... letih, lesu dan kacau betul wajahmu kulihat, kamu ini sudah tak ganteng, pake pasang gaya lemes, jadi tambah jelek saja kamu jadinya....†kata si Bajak menegur Ucok.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Ah Bajak, bikin kaget saja …†jawab Ucok
Tahun Baru oleh Rahmadi“Ha…ha…. ketahuan kamu melamun ya. Kamu ini lucu, jalan kok sambil melamun, terinjak tai kucing baru tahu..†ejek si Bajak.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Lagi pula apa yang kau lamunkan..? Saat ini kan masih suasana Natal dan Tahun Baru, masak kamu pasang wajah sedih begitu…†lanjut si Bajak
Tahun Baru oleh Rahmadi“Justru karena Natal dan Tahun Baru inilah Jak aku jadi sedih dan gundah-gulana.....†kata Ucok
Tahun Baru oleh Rahmadi“Apa yang musti kau sedihkan Cok..? Sudah... mampir sini dulu sambil makan kue biar dibikinkan air sirup sama adikmu, kalau mau minum susu, sana perah sendiri, kebetulan ada kucing yang lagi menyusui di belakang sana ha..ha...†kata Si Bajak sambil mencandai Ucok.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Begini Jak, Natal dan Tahun Baru kali ini aku tak bisa pulang ke Medan, sedihlah aku jadinya, di sana sanak saudara kumpul, sementara aku di pulau ini sendirian....â€
Tahun Baru oleh Rahmadi“Tunggu Cok, apa kau bilang, sendiri..?! Jadi aku dan penduduk di sini kau anggap patung semua, ah.. emang kelewatan kamu ini Cok....†potong Si Bajak.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Ah Si Bajak ini canda terus..... Sebenarnya kemaren itu aku mau pulang ke Medan, tapi tak cukup uangku, sementara upah borongan yang di proyek juga terlambat kuterima karena kata si Bos Proyek mereka terlambat mencairkan uang karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi, yah beginilah jadinya... terlantar....†jelas Ucok.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Cok, idealnya pada hari baik seperti saat ini kita kumpul dengan keluarga, tapi kita juga harus paham bahwa tidak selamanya kita dapat memenuhi yang ideal itu, seperti yang kamu alami saat ini. Soal uang, kupikir banyak saudara kita yang saat ini juga kesulitan, termasuk aku ha...ha..... Tapi jangan gara-gara uang wajahmu jadi hancur-hancuran seperti itu, nanti rejeki tambah jauh lho...†kata Si Bajak.
“Iyalah Jak, terima kasih telah menghiburku....â€
Tahun Baru oleh Rahmadi“Enak saja, memangnya aku pelawak atau lelaki penghibur ha..ha...†potong Si Bajak.
Tahun Baru oleh Rahmadi“Tapi betul Jak, aku menjadi lebih tenang setelah bicara-bicara dengan Bajak. Aku jadi tehibur dan lebih tenang sekarang...†kata Ucok
Tahun Baru oleh Rahmadi“Ya sudah sana telepon mamak dan bapakmu, biar tambah tenang hatimu. Semoga dengan datangnya tahun baru ini akan memberi suasana dan rejeki yang lebih baik sehingga kamu tak telat pulang kampung....†kata Si Bajak menutup pembicaraan sore itu.
Tahun Baru oleh Rahmadi
Tahun Baru oleh Rahmadi