Pemimpin Umum Tabloid PuailiggoubatSore itu si Bajak dan beberapa tetangga lagi asyik mengikuti acara dialog interaktif di sebuah TV swasta yang membahas seputar hak masyarakat sebagai warga negara.
Setelah narasumber yang dari pejabat pemerintahan menyampaikan ulasannya, ada seorang penelpon dari Kalimantan bertanya.
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Pak, saya pikir ada yang salah dengan pemerintahan di negara ini, di tempat kami, negara ini hanya memberi manfaat bagi pengawainya (PNS), sementara kami rakyat biasa ini dari waktu ke waktu begini-begini terus… tak ada perubahan, bahkan makin hari kehidupan kami makin susah karena dilanda banjir di musim hujan dan asap di musim kemarau, karena hutan yang ada di tanah adat kami habis ditebang…..â€
Rakyat dan Pejabat oleh RahmadiBegitu telepon ditutup, datang penelpon dari Jember, Jawa Timur bertanya. “Pak, sebagai warga negara, saya dan beberapa masyarakat di tempat kami ini rajin membayar pajak seperti PBB dan pajak usaha kedai yang kami lakukan, tetapi sampai saat ini jalan menuju daerah kami masih sulit dilalui karena rusak, kemana larinya uang pajak tersebut Pak…?â€
Rakyat dan Pejabat oleh RahmadiTernyata pertanyaan penelepon tersebut berhasil memancing si Bajak dan beberapa temannya yang lagi ninton TV. Tidak menunggu jawaban dan komentar narasumber, Si Bajak dkk langsung berkomentar.
“Wah ada benarnya juga tu pertanyaan orang Kalimantan,†begitu komentar si Alim.
“Benar bagaimana, apa maksudmu….?†tanya si Ucok
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Tak usah kita bicara yang di Kalimantan, karena kita tidak tahu dan belum pernah kesana, coba sama-sama kita perhatikan yang terjadi di Mentawai, sudah sejak tahun 1999 Mentawai menjadi kabupaten, secara bertahap Mentawai mengangkat pegawai (PNS), dalam kurun waktu sekitar 6 tahun maka terjadilah berbagai perubahan di Mentawai tercinta ini…â€
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Perubahan apa… kita begini-begini terus…, jalan tak ada yang selesai dibangun bahkan mengambil kayu di polak teteu (= tanah suku) untuk bahan rumah saja saat ini kita ditangkap oleh polisi. ….apa…apa.. yang berubah….†potong Ucok semangat.
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Tunggulah penjelasanku dulu..â€sergah Alim kepada Ucok. “Apa yang kamu bilang itu sudah lama juga menjadi pertanyaanku. Tapi yang pasti aku melihat sudah banyak putra-putri Mentawai saat ini memiliki kehidupan lebih baik, terutama mereka yang menjadi pegawai pemerintahan atau PNS…â€
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Aku mengerti apa yang kamu bilang Lim. Paham aku apa yang kamu maksud. Ternyata yang disampaikan orang Kalimantan tadi juga terjadi di Mentawai,†komentar si Bajak.
“Kalau dipikir-pikir ada benarnya juga, para pejabat dan PNS hidup serba kecukupan, bahkan ada yang berlebihan, sementara rakyat hidupnya compang-camping, benar, nampaknya ada yang salah dalam pemerintahan kita ini…†kata Ucok.
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Tapi aku masih punya harapan, Cok, †kata Si Bajak. “Asal kita rakyat ini mau menyuarakan kebenaran dan memberikan masukan berbagai program pemerintahan, kehidupan rakyat juga akan segera berubah menjadi lebih baik.â€
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi“Semogalah Jak… dan aku berharap agar yang menilep uang negara ini segera disapu ombak Mentawai dan hanyut ditelan gelombang dan yang tersisa mereka yang betul-betul mau membangun Mentawai sehingga rakyat hidup sejahtera…†kata Ucok.
Rakyat dan Pejabat oleh Rahmadi