Tabloid Puailiggoubat
Tabloid Puailiggoubat Edisi 145/Tahun VII, 15-31 Mei 2008
Polling


Apakah anda setuju HPH PT Salaki Summa Sejaterah (SSS) mengambil kayu dari Mentawai?



Setuju

Tidak Setuju



Dipublikasikan oleh Rus Akbar
Pemilih: 2299 Komentar: 18
Jajak pendapat sebelumnya

Online
Pengunjung: 2, Anggota: 0 ...

paling banyak online: 236
(Anggota: 0, Pengunjung: 236) pada 06 Jun : 01:13
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom
Username:

Password:


ingat informasi login
Bebas
Abjad Pertama Judul Tulisan
& ( A B C D E F G H I J K L M N P R S T U semuanya Daftar
10 03
Ats-Tsalatsa, 10 Ramadan 1427 H - 10:33:07
oleh: Rahmadi

Pemimpim Umum Puailiggoubat

Oktober sudah masuk, berarti sudah satu bulan Pilkada Mentawai berlalu. Dalam waktu satu bulan sudah banyak peritiwa terjadi. Gugatan sengketa Pilkada ditolak oleh Pengadilan Tinggi setelah melalui beberapa kali sidang.
Bebas oleh Rahmadi
Di lain pihak, ada peristiwa yang erat terkait dengan Pemda Mentawai. Minimal ada dua kasus korupsi yang diputus bebas oleh lembaga peradilan di negeri ini.
Bebas oleh Rahmadi
Para tersangka kasus APBD 2002 yang divonis bebas oleh Pengadilan Negeri oleh jaksa diajukan kasasi ke Mahkamah Agung, Juli lalu diputus bebas oleh MA. Kejadian ini menyusul bebasnya pejabat pemda yang menjadi tersangka kasus website.
Bebas oleh Rahmadi
Dalam kasus website ini sungguh membuat banyak pihak tercengang. Rekanan yang menjadi pelaksana proyek masuk bui, sementara pejabat yang menjadi penanggung jawab proyek justru bebas. Padahal nilai proyek website ini cukup besar, hampir Rp2 miliar, dan sampai saat ini website tersebut tak berfungsi. Hari ini kalau kita masuk ke alamat website Pemda Mentawai memang ada perubahan. Hanya isinya bukan berita terkait dengan kegiatan Pemda, tetapi berbagai karikatur yang mengejek Pemda. Sungguh bikin malu, bagi yang tahu malu tentunya.
Bebas oleh Rahmadi
“Hm…enak juga jadi pejabat di negeri ini, bisa kebal hukum…” begitu gumam si Bajak saat membaca berita dalam sebuah koran harian.
“Ah…siapa bilang Jak, belum waktunya saja…” komentar Ucok yang dari tadi diam.
Bebas oleh Rahmadi
“Belum waktunya gimana Cok, sudah begitu jelas buktinya kok masih dibilang belum waktunya….” kata si Bajak mengeras.
“Kalau melihat fakta yang terjadi, memang benar apa yang Bajak katakan, tapi aku yakin, dari sekian banyak penduduk Mentawai pasti ada yang akan berjuang untuk menegakkan kebenaran, sebab jika dibiarkan terus seperti ini, akan lambat pembanguan di Mentawai,” kata si Ucok
Bebas oleh Rahmadi
“Apa maksudmu Cok….” tanya si Bajak.
“Sebagai gambaran, coba Bajak bayangkan, uang Rp2 miliar untuk website yang tak bermanfaat itu jika dibelikan mesin pompong untuk nelayan, pasti sudah banyak yang dapat memanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarganya, tetapi yang terjadi, Rp2 miliar yang lenyap begitu saja dan tidak jelas pertanggung jawabannya, paling yang ada….tanggung menjawab…he..he…” kata Ucok tertawa.
Bebas oleh Rahmadi
“Benar juga yang kamu katakan Cok, ini baru website, kabarnya masih ada lagi yang diusut Kejaksaan dan ada pula yang diproses di Pengadilan,” kata Si Bajak.
Bebas oleh Rahmadi
“Benar kabar itu Jak, masih ada uang Mentawai yang lagi diusut oleh Kejaksaan bahkan ada yang sudah di tangan KPK, coba berapa jumlah uang yang raib, pasti susah menghitung angka nol nya,” kata Ucok.
“Apa KPK tu Cok” tanya siBajak
Bebas oleh Rahmadi
“KPK itu singkatan Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga ini langsung bertanggung jawab kepada Presiden, makanya Jak, aku optimis berbagai penyimpangan keuangan di Pemda Mentawai akan segera teratasi, tetapi akan lebih cepat beres jika semakin banyak rakyat Mentawai yang terlibat aktif ikut mengontrol,” kata Ucok.
Bebas oleh Rahmadi
“Semogalah Cok, saat itu segera tiba, kebebasan di era otonomi ini tidak lagi diartikan bebas menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi,” kata si Bajak menutup obrolan hari itu.


Bebas oleh Rahmadi
Artikel Suara Daun Lain
HPH KAM Ambil Untung Lalu Pergi
oleh Sandang Paruhum
Senin 03 November 2008 - 13:23:31
Al-Itsnayna, 4 Dhul Qada 1429 H - 13:23:31
Makan Bohong
oleh Gerson Merari Saleleubaja
Kamis 11 September 2008 - 12:02:28
Al-Hamis, 10 Ramadan 1429 H - 12:02:28
Mulai Menjamur
oleh Gerson Merari Saleleubaja
Rabu 03 Oktober 2007 - 10:42:40
Al-Arba'a, 21 Ramadan 1428 H - 10:42:40
Beras dan Sagu
oleh Rahmadi
Selasa 06 Maret 2007 - 10:17:51
Ats-Tsalatsa, 16 Safar 1428 H - 10:17:51
Terlambat Lagi
oleh Rahmadi
Sabtu 24 Februari 2007 - 17:00:12
As-Sabt, 6 Safar 1428 H - 17:00:12
Flu Burung
oleh Rahmadi
Sabtu 24 Februari 2007 - 15:49:30
As-Sabt, 6 Safar 1428 H - 15:49:30
Arti Sebuah Nama
oleh Rahmadi
Rabu 21 Februari 2007 - 13:39:31
Al-Arba'a, 3 Safar 1428 H - 13:39:31
Tahun Baru
oleh Rahmadi
Rabu 21 Februari 2007 - 09:48:54
Al-Arba'a, 3 Safar 1428 H - 09:48:54
Swakelola
oleh Rahmadi
Selasa 20 Februari 2007 - 17:40:12
Ats-Tsalatsa, 2 Safar 1428 H - 17:40:12
Rakyat dan Pejabat
oleh Rahmadi
Senin 06 November 2006 - 13:52:00
Al-Itsnayna, 14 Shawwal 1427 H - 13:52:00
Bebas
oleh Rahmadi
Selasa 03 Oktober 2006 - 10:31:27
Ats-Tsalatsa, 10 Ramadan 1427 H - 10:31:27
Sisa Pilkada
oleh Rahmadi
Sabtu 23 September 2006 - 12:26:55
As-Sabt, 29 Sha'ban 1427 H - 12:26:55
Pilkada Pun Usai
oleh Rahmadi
Jumat 22 September 2006 - 15:38:25
Al-Jum'a, 28 Sha'ban 1427 H - 15:38:25
TPS
oleh Rahmadi
Jumat 22 September 2006 - 14:43:46
Al-Jum'a, 28 Sha'ban 1427 H - 14:43:46
Kampanye
oleh Rahmadi
Jumat 22 September 2006 - 14:40:29
Al-Jum'a, 28 Sha'ban 1427 H - 14:40:29
Copyright (c) Tabloid Alternatif Puailiggoubat
Design by Djamboe WebDesign