Tabloid Puailiggoubat
Tabloid Puailiggoubat Edisi 145/Tahun VII, 15-31 Mei 2008
Polling


Apakah anda setuju HPH PT Salaki Summa Sejaterah (SSS) mengambil kayu dari Mentawai?



Setuju

Tidak Setuju



Dipublikasikan oleh Rus Akbar
Pemilih: 2299 Komentar: 18
Jajak pendapat sebelumnya

Online
Pengunjung: 3, Anggota: 0 ...

paling banyak online: 236
(Anggota: 0, Pengunjung: 236) pada 06 Jun : 01:13
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom
Username:

Password:


ingat informasi login
Awal Mula Kematian Manusia
Abjad Pertama Judul Tulisan
& ( A B C D E F G H I J K L M N P R S T U semuanya Daftar
11 03
Al-Hamis, 1 Shawwal 1426 H - 20:03:32
oleh: Swandi Sakerengan

Sebenarnya manusia tidak akan pernah bisa mati atau meninggal dunia jika nenek moyang kita pada zaman dahulu kala mau mematuhi semua aturan yang diberikan oleh Taikamanua kepada mereka.

Beginilah kisahnya.....
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Dahulu kala, ketika manusia masih bisa melihat Taikamanua, mereka selalu hidup bersama dengan Taikamanua, karena keakraban terjalin dengan baik. Hingga pada suatu hari Taikamanua mengajari mereka bagaimana cara menanam pisang dan laiket. Taikamanua juga memberikan nasehat kepada mereka.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Kata Taikamanua, jika pisang itu telah masak dan hendak dijadikan makanan maka sebagai sambalnya haruslah telur. Jika laiket yang akan dijadikan makanan maka sebagai sambalnya haruslah udang.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
"Tapi seharusnya yang pertama kalian makan adalah laiket dan udang, tapi kalau yang kalian makan pertama adalah pisang dan telur maka kalian akan dapat mati, tidak seperti kami," kata Taikamanua.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Setelah memberikan nasehat maka Taikamanua pergi meninggalkan manusia. Beberapa bulan kemudian pisang itu telah berbuah. Hal yang sama juga terjadi pada laiket yang juga sudah berbuah. Tetapi pisang buahnya tumbuh di atas, sedangkan laiket buahnya tumbuh di dalam tanah, di ujung-ujung akarnya. Hal ini tidak diketahui manusia, karena baru pertama kali melihat tumbuhan itu.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Karena itu manusia mengambil buah pisang, karena tidak menyangka laiket pun sebenarnya sudah berbuah. Mereka memakannya dengan telur sebagai sambalnya.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Setelah lama kejadian itu berlangsung, maka Taikamanua kembali menemui manusia.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
"Apakah yang telah kalian makan?" tanyanya.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
"Kami telah memakan pisang dan telur," jawab mereka.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
"Kenapa kalian memakan pisang dan telur terlebih dulu, bukannya laiket dan udang?"
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Manusia yang ditanya terdiam. Kemudian Taikama-nua bertanya kembali. Dengan rasa takut akhirnya mereka menjawab.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
"Karena kami melihat pisang telah berbuah dan buahnya sudah masak, sedangkan laiket belum berbuah sama sekali," kata mereka.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Tentu saja sebenarnya laiket itu sudah berbuah, tapi mereka tidak melihatnya.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
"Baiklah, karena kalian telah memakan pisang dan telur terlebih dulu maka kalian telah melanggar pantangan, karena itu kalian dan keturuan kalian nanti mulai hari ini akan bisa mati, tidak bisa hidup selamanya lagi, kalian akan sama dengan pisang, dimana setelah dewasa, berbuah, kemudian buahnya dimasak lalu ditebang, sehingga ia mati, tetapi dengan memakan laiket dan sambal udang kalian tidak akan mati dan akan hidup selamanya," jelas Taikamanua.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Taikamanua melanjutkan penjelasan, "Berbeda dengan laiket merupakan tumbuhan di mana setelah ia dewasa akan memunculkan tunas-tunas baru, begitu juga dengan udang setelah tua akan mengganti kulitnya sehingga ia juga tidak akan pernah mati selama-lamanya, jika kalian memakannya maka nasib kalian akan seperti laiket dan udang..."
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Setelah berkata demikian maka Taikamanua pergi meninggalkan mereka. Sejak saat itulah manusia mengalami kematian hingga sekarang dan yang akan datang.
Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan

Naskah ini sebelumnya adalah naskah peserta Lomba Penulisan Cerita Rakyat Mentawai (Pumumuan) Kategori Pelajar. Ditulis oleh Swandi Sakerengan, siswa SMUN I Siberut Selatan. Dimuat di Tabloid Pualiggoubat edisi 83 setelah diedit oleh sbj.


Awal Mula Kematian Manusia oleh Swandi Sakerengan
Artikel Cerita Rakyat Lain
Patung Penyu di Sungai Pasosoat
oleh Pius Beriuku’ Samangilailai, warga Desa Sioban, Sipora.
Jumat 22 September 2006 - 15:41:54
Al-Jum'a, 28 Sha'ban 1427 H - 15:41:54
Sibalu Sibailiu Panyanyat
oleh Donatus Samapopoupou
Kamis 21 September 2006 - 17:32:21
Al-Hamis, 27 Sha'ban 1427 H - 17:32:21
Beberapa Kisah di Masa Lampau
oleh Anjel Rusdianto Saleleubaja
Selasa 14 Maret 2006 - 20:55:57
Ats-Tsalatsa, 13 Safar 1427 H - 20:55:57
Mulanya Biawak Makan Bangkai
oleh Filemon Sabailatty
Jumat 03 Februari 2006 - 01:45:35
Al-Jum'a, 4 Muharram 1427 H - 01:45:35
Manusia Kodok
oleh Fidelis Leman Sakela'asak
Jumat 27 Januari 2006 - 01:25:00
Al-Jum'a, 27 Dhul Hijja 1426 H - 01:25:00
Arti Persahabatan di Mentawai
oleh Andreas Bazatulo Zebua
Minggu 22 Januari 2006 - 02:45:15
Al-Ahad, 22 Dhul Hijja 1426 H - 02:45:15
Singoru-Ngorut dan Si Seggu-Seggu
oleh Pirja Pius Satairarak
Sabtu 17 Desember 2005 - 23:40:20
As-Sabt, 16 Dhul Qada 1426 H - 23:40:20
Sejarah Gua Sipukpuk
oleh Filemon Sabailatty
Sabtu 19 November 2005 - 17:34:56
As-Sabt, 17 Shawwal 1426 H - 17:34:56
Asal Usul Nama-Nama Pulau
oleh Anjel Rusdianto
Kamis 03 November 2005 - 11:42:32
Al-Hamis, 1 Shawwal 1426 H - 11:42:32
Copyright (c) Tabloid Alternatif Puailiggoubat
Design by Djamboe WebDesign