Tabloid Puailiggoubat
Tabloid Puailiggoubat Edisi 145/Tahun VII, 15-31 Mei 2008
Polling


Apakah anda setuju HPH PT Salaki Summa Sejaterah (SSS) mengambil kayu dari Mentawai?



Setuju

Tidak Setuju



Dipublikasikan oleh Rus Akbar
Pemilih: 1815 Komentar: 18
Jajak pendapat sebelumnya

Online
Pengunjung: 3, Anggota: 0 ...

paling banyak online: 236
(Anggota: 0, Pengunjung: 236) pada 06 Jun : 01:13
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom
Username:

Password:


ingat informasi login


Budidaya Rumput Laut Kelompok Ibu-Ibu Gagal

oleh Gerson Merari Saleleubaja
Jumat 13 Juni 2008 - 17:00:01
Kategori Mentawai News

MAILEPPET, Puailiggoubat - Budidaya rumput laut yang dilakukan kelompok ibu-ibu Desa Maileppet Februari lalu gagal. Bibit rumput laut yang didatangkan dari Pulau Nias sebanyak 1 ton hanya sebagian kecil yang tumbuh.

Salah seorang anggota kelompok, Rita Floresia mengatakan semua rumput laut yang ditanam di Teluk Maileppet mati dimakan ikan. Awalnya bibit sempat tumbuh namun beberapa minggu kemudian rumput laut habis dan tinggal tali pengikatnya saja.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Budidaya Rumput Laut Kelompok Ibu-Ibu Gagal
“Padahal kami sudah mati-matian menyelam untuk menanam bibit tersebut,” katanya.
Ia juga menyayangkan pendampingan dari Yayasan Kirekat Indonesia yang memfasilitasi pelatihan dan pembelian bibit sangat minim karena saat muncul persoalan di lapangan, mereka tidak tahu harus bertanya kepada siapa.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Budidaya Rumput Laut Kelompok Ibu-Ibu Gagal
“Memang sudah dibuat usulan kembali kepada Kirekat untuk memberi tambahan bibit namun sampai sekarang belum ada tanggapan,” katanya. (gsn)
email to someone model cetak buat pdf untuk berita ini
Copyright (c) Tabloid Alternatif Puailiggoubat
Design by Djamboe WebDesign