Tabloid Puailiggoubat
Tabloid Puailiggoubat Edisi 145/Tahun VII, 15-31 Mei 2008
Polling


Apakah anda setuju HPH PT Salaki Summa Sejaterah (SSS) mengambil kayu dari Mentawai?



Setuju

Tidak Setuju



Dipublikasikan oleh Rus Akbar
Pemilih: 1815 Komentar: 18
Jajak pendapat sebelumnya

Online
Pengunjung: 6, Anggota: 0 ...

paling banyak online: 236
(Anggota: 0, Pengunjung: 236) pada 06 Jun : 01:13
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom
Username:

Password:


ingat informasi login


Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari

Sabtu 06 Mei 2006 - 01:39:47

Puailiggoubat - Sebuah orek (keranjang), caping (topi dari daun pandan), panah khas Mentawai, dan beberapa buah nampan kayu cantik diborong Kurnia Sakerebau, Sekdakab Mentawai dalam pameran produk kerajinan rakyat Mentawai di Tuapeijat, 7 April lalu. Tak mau kalah, istri Ketua DPRD Mentawai Imer ikut memilih nampan cantik berukiran etnik sebagai oleh-oleh.

Para pengunjung stand pameran dalam acara Punen Rakyat Mentawai 2006 yang diselenggarakan Yayasan Citra Mandiri, 7 - 10 April lalu berebutan untuk mengoleksi aneka kerajinan khas Mentawai. Tak heran dalam satu hari saja, berbagai barang yang dipamerkan, stoknya langsung menipis karena diserbu pengunjung.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Berbagai kerajinan Mentawai yang umumnya terbuat dari kayu ataupun anyaman rotan itu memang sangat khas sekali dan jarang dijual di tempat lain, kecuali jika berkunjung ke sana.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Menurut seorang pengrajin ukiran asal Desa Bosua Kecamatan Sipora, Amran Gerti yang ikut memamerkan koleksi buatannya, kerajinan khas Mentawai amat diminati oleh turis mancanegara.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Ia mengaku baru dua tahun menggeluti dunia kerajinan karena tertarik dengan keuntungan yang diperoleh. Amran mengkhususkan diri membuat kotak ukiran dari kayu dengan berbagai bentuk untuk perhiasan. Dalam sebulan ia mampu membuat 40 kotak.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Ia menjual satu kotak seharga Rp20 ribu kepada teman lainnya yang akan memperhalus dan memberi cat polesan. Setelah di cat kotak itu laku dijual Rp100 ribu per buah.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Cara menjual kotak tersebut cukup unik. Para pengrajin yang berjumlah sekitar 50 orang di Bosua tidak menjualnya di toko, workshop, atau pameran. Namun produk itu dijual langsung ke turis yang sedang surfing di Katiet.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
"Saat ada kapal turis di Katiet, maka pengrajin dengan menggunakan sampan atau perahu mesin datang ke kapal dan menawarkan berbagai barang," jelas Amran.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Walau hanya dijual dengan cara terbatas, penghasilan pengrajin cukup menggiurkan. Menurut Amran dalam sebulan ia bisa mengantongi uang Rp800 ribu dari hasil ukiran tangannya.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
"Jika sedang musim surfing, penghasilan kami bisa sampai Rp 1 juta," imbuhnya.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Menurut Amran di desanya pernah ada sanggar pengrajin binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertambangan Mentawai, namun tidak jalan.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
"Kami baru kali ini ikut pameran dan tidak mengira respon pengunjung cukup bagus, berarti produk kerajinan Mentawai cukup diminati, tapi jika pengrajin dibina dan dipromosikan oleh Deperindag, saya yakin usaha ini akan lebih maju," ujar Amran.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertambangan Halomoan Pardede mengakui selama ini pihaknya kurang proaktif mengembangkan produk kerajinan rakyat di lapangan, mereka masih pasif menunggu.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Namun ia memastikan pemerintah tetap berupaya untuk mengembangkan usaha kerajinan rakyat, salah satunya dengan membuat pondok promosi seperti di Siberut Selatan.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
"Kita akan lebih proaktif, dengan adanya momen pameran ini kami akan mendata siapa saja pengrajin yang ada dan dari mana asalnya, siapa kontak personnya, dengan mengetahui potensi ke depan kita bisa memasarkan secara bersama-sama," ujarnya.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Ke depan Depperindagkoptam juga akan meningkatkan pelatihan bagi pengrajin. Ia juga menjamin pemasaran produk kerajinan itu. Dengan adanya empat resort baru diresmikan bisa menjadi tempat promosi bagi pengrajin.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
"Cuma kita harus persiapkan bagaimana mekanisme atau sistem penjualannya," tambah Pardede.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Saat ini baru dua sentra pengrajin yang menjadi binaan Dinas Perindagkoptam Mentawai, yaitu di Sao dan di Muntei, Siberut Selatan.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
"Dengan adanya pameran ini kita mengetahui adanya pengrajin yang lain," jelasnya.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Untuk lebih memudahkan pemasaran kerajinan rakyat, Pemda juga berencana akan membangun handycraft center atau pusat kerajinan tangan. Selain itu pondok promosi juga akan diperbanyak untuk menampung kerajinan itu.
berita Tabloid Alternatif Puailiggoubat: Kerajinan Khas Mentawai Diminati Namun Sulit Dicari
Jika yang dijanjikan pemerintah benar, maka pengrajin lokal tidak lagi kesulitan untuk memasarkan produknya dan kolektor atau penyuka kerajinan Mentawai pun mudah mendapatkan koleksi idamannya. (oca/Puailiggoubat)
email to someone model cetak buat pdf untuk berita ini
Berita Terkait
- Tokoh-tokoh dalam Uma - 11/09/2008 12:05:52
- Gajeumak, Gendang Pengiring Turuk - 09/09/2008 22:26:14
- Ketika Silainge Ingin Meminang - 06/03/2006 16:48:32
- Si Toi, Si Pendatang di Saureinu - 17/02/2006 22:20:55
- Turuk Laggai Sebagai Tarian Alam - 03/02/2006 02:17:32
- Uma, Identitas Masyarakat Mentawai - 27/01/2006 01:25:53
- Mengirim Pesan dengan Tuddukat - 22/01/2006 02:58:07
Copyright (c) Tabloid Alternatif Puailiggoubat
Design by Djamboe WebDesign