Foto & Video

Budaya Mentawai

  • Sabtu, 29 Mei 2010 Pukul 17:06 WIB

    Dari Uma Ke Gereja, Tradisi Otcai Tetap Langgeng

    Tradisi otcai atau jatah berupa daging atau makanan lain yang diberikan kepada tiap kepala rumah tangga dengan pembagian yang rata  biasa dilakukan masyarakat Mentawai saat ada acara ritual di uma ketika masih menganut Sabulungan  ternyata tetap dipertahankan oleh sebagian besar warga, walaupun

  • Kamis, 25 Maret 2010 Pukul 13:19 WIB

    Kerei, Dukun Mentawai yang Makin Langka

    Kerei atau biasa disebut sikerei, dukun Mentawai, saat ini makin sulit dijumpai, bukan hanya karena ritual adat yang membutuhkan jasa kerei makin berkurang, tetapi juga disebabkan oleh minat generasi muda yang sangat minim untuk menjadi kerei, meski memang tak sembarang orang bisa menjadi kerei. Ketika

  • Selasa, 23 Maret 2010 Pukul 13:28 WIB

    Tarian yang Menyatu dengan Alam

    Turuk laggai itulah tarian budaya dari Mentawai tarian adat yang menyimbolkan binatang yang ada dilingkungan mereka tempati. Liukkan tubuh bukan tarian streeptease yang mengundang syawat diiringi rentakan kaki mengikuti irama gendang (gajeumak) penari menirukan hewan yang ada di alam sekitarnya, hewan

  • Rabu, 06 Januari 2010 Pukul 15:31 WIB

    Sagu, Bukti Kemandirian Pangan Orang Mentawai

    Bagi masyarakat Mentawai khususnya di Pulau Siberut, sagu yang dalam bahasa latin disebut Metroxylon sp merupakan sejenis tanaman yang memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial ekonomi dan budaya mereka.Salah satunya, sagu yang setelah diolah menjadi tepung merupakan makanan pokok yang dikonsumsi

  • Rabu, 06 Januari 2010 Pukul 15:04 WIB

    Budaya Perladangan

    Masyarakat Mentawai memiliki kearifan tradisi sendiri dalam mengolah ladang, ada ritual khusus yang tak boleh ditinggalkan, kalau ingin hasil ladangnya maksimal. Berikut tata cara pembukaan ladang di Muntei, Siberut Selatan, hasil penelitian Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang. Berladang

  • Sabtu, 14 November 2009 Pukul 14:38 WIB

    Urou-rou, Berburu

     Berburu merupakan sebuah aktivitas kebanggaan kaum laki-laki Mentawai. Kebanggaan tersebut dapat dilihat dari pajangan tengkorak binatang buruan (abakmanang) di dalam uma. Selain sebagai ajang menguji keahlian dan ketrampilan menggunakan peralatan berburu (busur dan anak panah), berburu juga menjadi

  • Sabtu, 14 November 2009 Pukul 14:13 WIB

    Pasikut Abak, Membuat Sampan

     Sampan masih merupakan alat transportasi utama di Mentawai khususnya bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman pulau Siberut. Akses masuk dan keluar perkampungan umumnya ditempuh lewat jalur sungai, mobilitas penduduk sebagian besar juga dilakukan lewat jalur sungai meskipun jalur darat melalui

  • Jumat, 13 November 2009 Pukul 15:04 WIB

    Utinungglu, Membuka Ladang Baru

    Berladang merupakan aktivitas penting sebab merupakan salah satu cara pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Di Siberut, perladangan dibuka  di sekitar kawasan hutan, dapat pada lokasi yang berbukit-bukit (leleu) dan juga pada lokasi yang datar (su’suk). Namun meskipun demikian berdasarkan

  • Sabtu, 15 Agustus 2009 Pukul 14:29 WIB

    Kerei Masih Bertahan di Siberut

    Sikerei masih eksis di Siberut, gempuran zaman modern tak membuatnya terkubur, karena masih banyak yang membutuhkan. Gerson Merari Saleleubaja Sudah ratusan tahun kerei hidup dalam peradaban masyarakat Siberut dan sampai saat ini tradisi ini mampu bertahan di tengah arus modernisasi yang menyentuh

  • Sabtu, 25 Juli 2009 Pukul 09:27 WIB

    Maninok, Perempuan pun Menangguk Ikan

    Menangguk ikan dalam bahasa Mentawai maninok dilakukan setelah hujan lebat turun. Ini merupakan salah satu kebiasaan masyarakat Saumanganyak, Pulau Pagai, Mentawai dalam mencari ikan. Maninok pada umumnya dilakukan oleh ibu-ibu dan gadis remaja, namun juga kadang diikuti kaum lelaki dengan jumlahnya

  • « Sebelumnya12Selanjutnya »