Foto & Video

berita » Berita Terbaru
Jumat, 30 Juli 2010 Pukul 22:07 WIB

Kepala Desa se-Pagai Minta DPRD Mentawai

SIKAKAP-Kepala Desa se Pagai Utara Selatan (PUS) minta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Mentawai agar kepala Desa diberikan asuransi kecelakaan dan kematian, hal ini diungkapkan kepala Desa dalam acara sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah di kantor Desa Sikakap Lanto Saleleubaja pada tanggal 5 Juni lalu.

Hal senada juga disampaikan kepala Desa Betu Mongga Jhoni Sritoitet, wilayah Pagai merupakan daerah yang geografisnya yang sulit kalau ditempuh dengan jalur darat, bahkan pada umumnya masyarakat Pagai mengunakan transportasi laut kalau berpergian, letak dusun satu dengan dusun lainnya juga berjauhan, kebanyakan hanya bisa mengunakan perahu mesin tempel kalau mau berkunjung ke Dusun.

“Kalau urusan penting gelombang besarpun terpaksa ditempuh, tak jarang perahu yang kami gunakan terbalik, kalau sudah terjadi seperti itu terpaksa uang perobatan diambil dari dana pribadi, kalau ada asuransikan enak, tinggal melihatkan kartu asuransi saja, dan biaya perobatan gratis,” ujarnya.

Sebenarnya masalah asuransi kepala Desa dan aparat Desa sudah diusulkan sejak camat Pagai Utara Selatan Eliza Murti, tapi sampai sekarang belum ada jawabanya dari pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai

Mendapatkan permintaan tersebut Richar Saleleubaja anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai menjawab, sebenarnya dalam dana bantuan Desa (Bandes) diberikan oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai setiap tahun itu sudah ada dana untuk tunjangan meninggal dan kecelakaan, kepala Desa dan aparat Desa,

Dalam rapat tersebut dihadiri tiga orang anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai diantaranya Richar Saleleubaja, Bingeas Syhan, dan Jan Winner Sipayung, Plt Camat Pagai Selatan Elter Saleleubaja, dan 10 kepala Desa dan 10 Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) se PUS. spr

Contact form