Foto & Video

berita » Berita Terbaru
Senin, 19 Juli 2010 Pukul 21:51 WIB

Ketua DPRD Mentawai Tolak Sawit

MUARA SIBERUT-Ketua DPRD Mentawai, Henri Dori Satoko menegaskan pihaknya akan ikut menyuarakan penolakan terhadap rencana pembukaan perkebunan kelapa sawit di Mentawai. “Tak ada tawar-menawar, kita komit menolak sawit. Pokoknya no sawit,” katanya Kamis (27/5) lalu di Muara Siberut.

Sikapnya ini menurut Henri terutama ditujukan pada masyarakat Siberut mengingat pulau tersebut kaya keanekaragaman hayati dan budaya. “Mestinya kearifan yang sudah ada di masyarakat itu dipertahankan dan dikembangkan. Masyarakat sudah menikmati hasil dari usaha mereka selama ini, jangan dirampas dan dihancurkan lagi,” katanya di sela-sela acara pemilihan Duta Wisata Mentawai 2010.

“Secara pribadi dan  wakil rakyat saya  akan menyuarakan pada rakyat  untuk menolak rencana perkebunan kelapa sawit, khususnya masyarakat di Pulau Siberut. Mentawai tak bisa disamakan dengan Pasaman dan daerah lain yang ada perkebunan kelapa sawi,t karena daerah mereka daratan besar sedangkan Mentawai daerah kepulauan,” tegasnya.

Henri Dori mengakui bahwa secara aturan DPRD tak memiliki kewenangan untuk menolak atau membatalkan izin yang telah diberikan eksekutif, tapi DPRD bisa memberikan pertimbangan pada bupati.  “Secara kewenangan DPRD tidak punya wewenang tentang persoalan izin, tapi jelas DPRD bisa meminta kajian perencanaan perkebunan kelapa sawit di Mentawai, sekaligus memberi penjelasan pada bupati terkait izin lokasi perkebunan,” katanya.

Ia menambahkan rencana perkebunan kelapa sawit di Mentawai harus disikapi dan melalui kajian yang jelas dan cermat sehingga tidak tumpang tindih antara lokasi yang satu dengan yang lain karena hingga saat ini Mentawai belum memiliki tata ruang yang jelas. “Yang menjadi persoalan sekarang ini adalah tata ruang Mentawai yang belum selesai dan tidak jelas. DPRD akan mendorong Bappeda dan juga pemerintah untuk memperjelas hal ini,” tegas Henri. bs

Contact form