Foto & Video

berita » Berita Terbaru
Jumat, 16 Juli 2010 Pukul 15:59 WIB

TMMD Bangun 8 Kilometer Jalan di Sipora Utara

TUAPEIJAT--TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) ke-84 dibuka di markas Kodim 0319 Mentawai pada 8 Juni 2010 oleh Dandim Letkol Kav.Budi Edward. Dari 64 tempat TMMD seluruh Indonesia, salah satunya dilakukan di Mentawai. Hadir dalam acara itu Bupati dan Wakil Bupati Mentawai serta jajarannya, AKBP Pratomo Iriananto SIK Kapolres Mentawai serta anggotanya, Letda Laut Herpin Simanjuntak Komandan Pos TNI AL Tuapeijat, Kejari, puluhan anggota pramuka, PKK, serta masyarakat sekitarnya.

Dalam laporan yang dibacakan saat upacara itu disebutkan bahwa TMMD bertujuan untuk membantu Pemda Mentawai dalam proses percepatan pembangunan  untuk meningatkan kesejahteraan masyarakat serta untuk meningkatkan kesadaran hukum dan bela Negara dengan sasaran menumbuhkan kesamaan visi dan misi masyarakat dengan Pemda, kebersamaan dalam gotong royong dalam membangun daerah, pelestarian alam dan lingkungan  serta lainnya.

Pra TMMD telah dimulai sejak 15 Pebruari lalu dan resminya baru dibuka pada kesempatan ini. Bobot pekerjaan yang dilakukan telah semasa pra TMMD telah mencapai 60 hingga 70%. Sejak 8 Juni hingga 28 Juni yang akan datang sebanyak 425 orang yang terdiri dari 150 orang personil TNI yakni gabungan TNI AD dari Yonif 131 sebanyak 50 orang, Densipur 20 orang, AU dari Propinsi dan AL dari Pos TNI Angkatan Laut Tuapeijat serta 275 orang pendukung akan melakukan manunggal di 4 desa yakni Desa Tuapeijat, Sido makmur, Sipora Jaya dan Bukit Pamewa.

Dengan dana sebesar Rp 3,8 Miliar  dari APBD Mentawai Tahun Anggaran 2010, TNI Manunggal akan membuka jalan hingga pengerasan sepanjang 8 kilometer, membangun 4 jembatan yang menghubungkan jalan dari km 9 menuju kantor Camat Sipora Utara hingga ke Dusun Berkat yakni perkampungan baru warga Berimanua pasca gempa 2007. Di samping itu mereka juga akan membangun 3 ruangan kelas, 1 rumah dinas guru, serta satu buah gereja di Dusun Berkat, serta 1 buah mesjid di Dusun Boleleu Desa Sido Makmur.

TNI manunggal juga akan melakukan penyuluhan bela negara, hukum, kesehatan, ketrampilan PKK, pertanian peternakan dan perkebunan, kelautan perikanan, pariwisata, kehutanan yang bekerja sama dengan SKPD terkait di jajaran Pemda Mentawai. Dengan banyaknya kegiatan fisik dan non fisik yang dilakukan dalam TMMD ini, Edward mengatakan bahwa dananya akan cukup karena anggaran untuk upah tukang serta anggaran lainnya bisa dipangkas, “Kita kan tidak bayar upah tukang,” katanya.

Dalam arahan Kasad yang dibacakan  Dandim disebutkan bahwa TMMD dilakukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi kesulitan yang ada di daerah, membuka akses jalan ke masyarakat di tempat terpencil serta peningkatan wawasan dan memotivasi  masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri. KASAD juga berpesan agar anggotanya menghormati adat istiadat budaya setempat, menjaga netralisasi TNI, serta memprioritaskan sasaran kegiatan.

Anggota TNI juga dipesan untuk mempedomani 8 wajib TNI yang diantaranya Jangan merugikan rakyat dan jangan menyakiti hati rakyat, karena tanpa Rakyat, TNI tidak ada apa-apanya. rpt    

Contact form