PADANG-Meski tak kunjung mau menyebutkan nama, penelusuran Puailiggoubat menunjukkan pemilik nomor 081374871899 adalah Hendri Nasrani, anggota DPRD Mentawai dari PAN, Hendri juga tokoh masyarakat di Kecamatan Sikakap karena pernah menjadi Kepala Desa Taikako dan pengusaha kayu Sikakap. Tapi belum bisa dipastikan apakah Hendri juga yang mengirimkan SMS tersebut karena pengirim SMS bungkam tentang identitasnya.
Kalau benar Hendri yang mengirim SMS fitnah tersebut perbuatannya sungguh tak bisa dimengerti karena pertama dia termasuk orang yang pertama kali membuka kejanggalan program Coremap di Sikakap.
Kedua dia anggota DPRD yang pasti tahu cara-cara yang masuk akal dan legal untuk mempersoalkan lembaga publik.
Ketiga dia takkan mempermalukan DPRD, DKP dan dirinya sendiri dengan mengintimidasi wartawan yang bekerja berdasarkan UU.
Keempat dia takkan bodoh meneror dan menebar fitnah bergaya preman dengan menggunakan nomor Hp-nya sendiri, apalagi dengan menjual nama DPRD, DKP, masyarakat Sikakap dan masyarakat Mentawai.
Kelima dia kader PAN yang beranggotakan masyarakat Mentawai dan non Mentawai, tak mungkin memprovokasi dengan isu SARA, sebagai anggota DPRD dia tentu tahu akibatnya terhadap keutuhan dan harmoni kehidupan sosial di Mentawai.
Keenam dia pasti tahu Puailigoubat bukan pers kacangan yang takut dengan gertakan dan ancaman. Sejak berdiri 10 tahun silam Puailiggoubat selalu memperjuangkan hak dan harkat masyarakat Mentawai serta bekerja secara profesional berdasarkan UU dan sangat menentang premanisme terhadap pers. Semua berita Puailiggoubat didasarkan pada fakta dan data dengan sumber-sumber terpercaya. Beberapa wartawan Puailiggoubat juga anggota AJI (Aliansi Jurnalisme Inderpenden) yang kredibilitasnya sebagai organisasi pers profesional sudah teruji.
Ketujuh kemungkinan dia Hendri Nasrani juga ada karena Puailiggoubat punya data DKP terkait namanya dan dana Coremap 2007 yakni Pokmas Usaha Batako Sikakap yang menerima dana Coremap Rp50 juta tanpa membuat kegiatan seperti yang diajukan dalam proposalnya dan tak mempertanggungjawabkan penggunaan dana (apa ini yang membuat dia resah, karena suatu saat kejaksaan pasti mengusut sampai ke sini?).
Kedelapan kami juga tahu Hendri pernah mengancam akan membakar rumah wartawan Puailiggoubat di Sikakap beberapa tahun silam terkait pemberitaan dan kasus ini belum pernah diproses sampai sekarang. Mungkin karena itu dia ingin mengancam lagi?
Tapi itulah, si pengirim SMS ini tak berani menyebutkan nama,sehingga tidak jelas apakah dia benar-benar Hendri Nasrani atau cuma orang gila yang memanfaatkan nama dan nomor HP Hendri Nasrani untuk kepentingan sendiri. Kejelasan tersebut juga akan memperjelas sikap dan tindakan Puailiggoubat selanjutnya. ran